Blog

Social Advertising

Pengertian, Manfaat, Strategy dan Platform dan Memilih Social Advertising yang Tepat

Saat ini akun media sosial layaknya sudah hampir menjadi konsumsi utama bagi pengguna internet di Indonesia, khususnya bagi generasi milenial. Dari laporan Statista menunjukkan jika saat ini di Indonesia terdapat lebih dari 96 juta akun media sosial yang aktif. Melihat fakta ini, tak heran jika tren penggunaan Social Advertising juga ikut meningkat.

Tak hanya digunakan secara personal, saat ini banyak juga akun media sosial yang dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, mulai dari skala kecil hingga besar. Menjamurnya online shop di facebook dan instagram juga menjadi bukti yang menunjukkan penggunaan media sosial sebagai salah satu metode marketing yang efektif. 

Terlebih di tengah pandemi saat ini, semua seakan dipaksa beralih ke bentuk digital, termasuk di dalamnya penggunaan media sosial. Tentunya Anda tak ingin melewatkan kesempatan emas di era digital ini bukan?

Pengertian Social Advertising

Social advertising, adalah bagian dari social media marketing yang artinya kegiatan menggunakan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan produk/jasa. Sementara social advertising sendiri lebih fokus kepada menggunakan atau memaksimalkan social media untuk memasarkan produk/jasa dengan memanfaatkan iklan berbayar.

Penggunaan iklan di media sosial berkembang pesat dalam 15 tahun terakhir, tepatnya setelah facebook meluncurkan opsi advertising pertamanya pada Mei 2005. Kiini setelah lebih dari 15 tahun, pendapatan facebook dari fitur iklan mereka diperkirakan lebih dari 8,5 milyar dollar. 

Social Advertising

Social advertising juga merupakan salah satu bagian dari digital marketing yang sangat penting untuk menawarkan produk/jasa Anda melalui platform media sosial populer seperti Facebook, Instagram, dan Youtube dengan audiens tertarget. Hal ini dimungkinkan dengan memanfaatkan fitur iklan berbayar untuk menampilkan konten Anda kepada target audiens yang sudah ditetapkan.

Manfaat Social Advertising

Secara garis besar, manfaat umum untuk social advertising adalah untuk menaikkan brand awareness serta engage dengan audiens. Sementara manfaat terbesar menggunakan social advertising justru karena bisa menargetkan audiens secara lebih spesifik. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan keuntungan berikut ini:

1. Lebih punya kontrol terhadap iklan yang ditampilkan

2. Tampilan iklan yang lebih variatif

3. Audiens yang lebih berkualitas

4. Menaikkan konversi

5. Database audiens potensial

Platform Social Advertising

Ada beberapa platform media sosial populer seperti Facebook, Twitter, Instagram, Linkedin hingga Youtube yang bisa Anda pilih untuk penempatan social advertising. Tentunya tiap platform punya karakteristik tersendiri sehingga strategi konten pun berbeda.

Contohnya saja, Anda bisa gunakan Facebook untuk menampilkan profil lengkap bisnis serta mengkomunikasikan nilai-nilai yang dibawa oleh perusahaan secara keseluruhan. Sementara instagram bisa digunakan sebagai showcase produk/jasa dan youtube cocok untuk campaign dengan menggunakan konten video. Karena objektif yang berbeda ini, Anda tentunya perlu strategi dan jenis konten yang berbeda pula.

Strategy Social Advertising

Masing-masing platform media sosial punya karakteristik yang berbeda, termasuk juga data pengguna yang berbeda. Kita bisa gunakan data-data pengguna tadi untuk menjangkau audiens yang diinginkan sebagai strategi saat menerapkan social advertising, yang secara garis besar bisa dilihat sebagai berikut.

  • Targetkan sesuai minat

Kita bisa targetkan konten yang diiklankan untuk dilihat orang dengan minat tertentu untuk kemungkinan konversi yang lebih besar. Contoh sederhana kita bisa tampilkan iklan mobil kepada audiens yang punya minat atau hobi otomotif.

  • Target sesuai kebiasaan

Kita juga bisa menargetkan audience sesuai dengan kebiasaan mereka di media sosial, contohnya berdasarkan gadget yang mereka miliki, atau kita juga bisa atur iklan tayang sesuai dengan jam aktif audiens yang ditargetkan.

  • Target sesuai database

Saat mengatur iklan, kita juga bisa menggunakan data sendiri atau daftar email yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Beberapa platform populer seperti facebook dan twitter sudah bisa mengakomodir fitur ini.

Beriklan di media sosial membutuhkan pemahaman terlebih dulu seperti memahami targeting, tracking hingga strategi dan jenis konten yang efektif digunakan. Dengan memahami hal ini, beriklan di media sosial akan menjadi lebih mudah dengan hasil lebih maksimal.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.